Dorong Inklusi Keuangan, Indonesia Harus Memperbaiki Soft Infrastructure

Jakarta, INDONESIA, Desember 07, 2016 - Fujitsu memperkenalkan tersedianya solusi yang mendukung bagi sektor industri penyedia layanan finansial. Di samping itu, lembaga keuangan menawarkan secara luas berbagai jenis jasa keuangan antara lain: simpanan, kredit, proteksi asuransi, program pensiun, penyediaan mekanisme pembayaran, dan mekanisme transfer dana. Perusahaan-perusahaan fintech yang sudah existing atau mapan, seperti Artajasa, juga terus mengembangkan inovasinya, supaya teknologi finansial dapat semakin canggih.
OJK dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebelumnya juga telah menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama mengenai ?Sinergi Pengembangan Inklusi Zakat dengan Program Literasi dan Inklusi Keuangan sebagai bentuk pengembangan zakat di Indonesia, terutama dalam upaya mengembangkan zakat secara luas agar dapat lebih mudah diakses dan dilakukan oleh masyarakat melalui layanan keuangan yang tersedia.
Menurut definisi yang dijabarkan oleh National Digital Research Centre (NDRC), teknologi finansial adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu inovasi di bidang jasa finansial, di mana istilah tersebut berasal dari kata financial” dan technology” (FinTech) yang mengacu pada inovasi finansial dengan sentuhan teknologi modern (Sukma 2016). Diperkirakan dari 5 perusahaan fintech yang ada akan berkembang menjadi 30 perusahaan.masa depan industri keuangan
Sejalan dengan perkembangan teknologi yang berorientasi kepada perilaku manusia untuk memudahkan manusia berbuat banyak hal disaat yang sama, transaksi keuangan secara elektronik memiliki peranan penting dalam perubahan perilaku manusia. PwC mengestimasikan bahwa dalam waktu 3-5 tahun ke depan, investasi kumulatif dalam skala global pada FinTech dapat melampaui $150 miliar, dan perusahaan lembaga keuangan dan teknologi berusaha mengungguli satu sama lain agar dapat bermain di pasar.
Selain pendidikan, Yogyakarta juga mengandalkan ekonomi dari sektor pariwisata, dimana industri pariwisatan Yogyakarta sudah berkembang sedemikian pesat dan menjadi salah daerah tujuan wisata yang digemari masyarkat baik domestik maupun luar negeri. Asuransi keuangan nantinya lebih banyak berhubungan dengan bank, tapi bukan semata-mata ke bank saja. Alasannya agar apa yang dilakukan oleh perusahaan fintech tetap menjaga prinsip kehati-hatian sehingga mampu menjaga stabilitas sistem keuangan.masa depan industri keuangan
Ia memastikan berbagai inovasi dalam layanan ekonomi digital bisa mendorong perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Perry yang juga Calon Gubernur BI 2018-2023 mengatakan, industri fintech sedang berkembang pesat di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia dengan aset dan dana kelolaan yang terus meningkat. Kehadiran fintech juga menjadi alternatif baru program chanelling pembiayaan bagi perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang selama ini banyak menemui kendala masuk ke sector usaha informal usaha mikro yang jumlah nya sangat banyak.
WWW RF RIFAN BERJANGKA COM
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, keuangan inklusif merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik. Salah satu jenis fintech yang dipercaya akan mengubah masa depan industri keuangan global adalah blockchain. Di Indonesia sendiri, tantangan besar yang mesti dihadapi adalah soal beragamnya tingkat pendidikan yang dimiliki konsumen serta tingkat literasi keuangan yang masih cukup rendah.
Serahkan edukasi sektor usaha informal kepada fintech sehingga menjadi credit-worthy borrowers, menjadi bankable dan berpeluang bertumbuh menjadi besar dengan kemampuan mengakses sumber permodalan yang lebih murah. Ke depannya, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah tentu perlu beradaptasi karena perbedaan alur transaksi bisnis FinTech yang salah satunya melibatkan marketplace dalam prosesnya.
Data yang besar, yang telah menciptakan banyak buzz di masa lalu, diharapkan memiliki dampak besar pada industri fintech. JAKARTA, PP - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida mengatakan, alasan mendasar kenapa OJK terus melakukan inovas-inovasi dan terus mengembangkan sistem. Istilah inklusi keuangan mendunia setelah krisis ekonomi dunia pada tahun 2008 menimbulkan dampak negatif kepada warga dengan pendapatan rendah dan tidak teratur, tinggal di daerah terpencil, kelompok disabilitas, buruh, dan masyarakat pinggiran.
Strategi kebijakan untuk meningkatkan peran industri keuangan non bank syariah dalam perekonomian dan dukungan keuangan inklusif berupa peningkatan literasi dan preferensi masyarakat terhadap IKNB Syariah; menginisiasi koordinasi dan kerja sama antarlembaga; mendorong sinergi antara IKNB Syariah dan keuangan syariah; mengembangkan saluran distribusi alternatif; mengembangkan produk sesuai kebutuhan target komunitas; dan menyediakan kebijakan dan insentif untuk mendukung pengembangan IKNB Syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *